Bupati Tantri Luncurkan Program Ojek Anak Sekolah

Bupati Tantri Luncurkan Program Ojek Anak Sekolah

Reporter : Hendra Trisianto

TIRIS - Masyarakat Kabupaten Probolinggo boleh berbangga atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam bidang pendidikan. Diantaranya adalah mulai Februari 2019 Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo telah melakukan inovasi layanan program penunjang pendidikan bagi siswa - siswi SD dan SMP yang berada di daerah terpenci yang bernama "Ojek Anak Sekolah (OASE) Program ojek siswa yang dicanangkan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari SE tersebut memberdayakan 400 tukang ojek siswa yang tersebar di 12 wilayah Kecamatan yakni, di Tiris, Krucil, Sukapura, Lumbang, Sumber, Kuripan, Pakuniran, Kotaanyar, Tongas, Tegalsiwalan, Banyuanyar dan Wonomerto. Untuk hal ini Dispendik Kabupaten Probolinggo telah menganggarkan Rp 1,5 miliar untuk jasa ojek tersebut.

Sebagai wujud rasa syukur bersama atas terlaksananya program Oase ini, Bupati Tantri meluncurkan Program Oase se-Kabupaten Probolinggo bersama tasyakuran peresmian relokasi sementara SMPN 3 Satu Atap Tiris yang terdampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu, serta penyerahan bantuan CSR Bank Jatim berupa beasiswa transportasi siswa, di halaman SDN 1 Andungsari.

Tidak hanya itu saja, dalam agenda kali ini diserahkan juga secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada sebanyak 3.762 tenaga guru GTT PTT menyusuli karyawan honorer lainnya di Kabupaten Probolinggo.

Bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini juga bentuk perhatian Pemkab Probolinggo kepada tenaga pendidik non PNS di Kabupaten Probolinggo. Dalam pengarahannya Bupati Tantri menegaskan bahwa relokasi SMPN 3 Tiris ini sifatnya hanya sementara, sembari menunggu waktu pelaksanaan renovasi.

Kebijakan ini tidak lain adalah agar siswa-siswi dan para guru dalam kegiatan belajar mengajar merasa aman dan nyaman. "Untuk sementara waktu dipindahkan dulu hingga nanti setelah gedung sekolahnya aman dan nyaman maka akan dipindahkan kembali. Jadi mohon bersabar dulu, menunggu sampai semua teranggarkan dan sekolahnya dibangun kembali dan pada saatnya nanti bisa kembali lagi bersama," tutur Bupati Tantri kepada segenap yang hadir.

Terkait dengan program layanan pendidikan Oase SD dan SMP Bupati Tantri mengemukakan, dengan inovasi layanan ini Pemkab Probolinggo ingin menjamin kemudahan dan kenyamanan bagi siswa - siswi yang tinggal di daerah terpencil dan sulit untuk menjangkau tempat sekolahnya. Dengan adanya fasilitas ini kata Bupati Tantri, orang tua siswa - siswi ini tidak perlu bingung lagi untuk mengantarkan anaknya ke sekolah.

Tidak kalah penting dalam pengarahannya itu, Bupati dua periode Kabupaten Probolinggo ini juga mengingatkan kepada para tukang ojek yang sudah terpilih agar senantiasa bertanggung jawab penuh atas amanah ini.

Terlebih lagi mereka juga harus bisa menjamin motivator dan penyemangat bagi para siswa yang menjadi langganan ojek nya itu. "Bersyukurlah bagi orang tua atas keinginan Pemkab Probolinggo ini untuk meringankan beban orang tua, hal ini juga agar generasi muda ini bersekolah dengan semangat. Tugas panjenengan adalah memberi semangat dan meningkatkan pelajaran akhlak dan keilmuan agama, InsyaAllah kelak mereka semua akan menjadi manusia yang bermanfaat dan berhasil," tuturnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri juga berpesan kepada para guru dan tenaga pengajar, terlebih kepada para tenaga non PNS dan honorer yang sudah cukup mendapatkan perhatian lebih dari Pemkab Probolinggo. Bupati Tantri berharap semua ini agar bisa menjadi cambuk motivasi agar lebih amanah dan profesional lagi dalam mengabdi kepada negara.

"Fasilitas yang sudah diterima ini, semoga menambah rasa syukur kita, dan rasa syukur ini wujudkanlah melalui transfer ilmu pendidikan kepada anak didik kalian dalam rangka membangun peradaban yang lebih baik. Semoga semua ini memberi semangat baru bagi kita semua dalam membangun Kabupaten Probolinggo yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur, Terimakasih atas kerjasama yang baik dengan Bank Jatim dan BPJS Ketenagakerjaan," tandasnya. (dra)