Disperindag Sosialisasikan Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Minol

Disperindag Sosialisasikan Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Minol

Reporter : Syamsul Akbar

DRINGU – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, Kamis (21/2/2019) memberikan sosialisasi pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol (minol) di aula KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini diikuti oleh 70 orang peserta terdiri dari unsur generasi muda (Karang Taruna dan Gerakan Pemuda Ansor) dan pelaku hotel se-Kabupaten Probolinggo. Sebagai narasumber hadir dari Bagian Hukum Setda Kabupaten Probolinggo, Disperindag Kabupaten Probolinggo, Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo serta Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melalui Kepala Bidang Perdagangan Deny Kartika Sari mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Probolinggo sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Probolinggo Nomor 40 Tahun 2015 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Probolinggo Nomor 03 Tahun 2014 Tentang Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol di Kabupaten Probolinggo.

“Minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol (C2H5OH) yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan destilasi atau fermentasi tanpa destilasi. Minuman beralkohol ditetapkan sebagai barang dalam pengawasan meliputi pengadaan, peredaran dan penjualan yang jumlah peredarannya dibatasi,” katanya.

Menurut Deny, kegiatan ini sangat diperlukan karena isu strategis maraknya minuman beralkohol yang tidak memenuhi standar mutu produksi serta standar keamanan dan mutu.

“Disamping itu penggunaan minuman oplosan yang berakibat kematian serta minuman beralkohol golongan B dan golongan C mudah didapat yang berakibat disalahgunakan,” jelasnya.

Deny menyampaikan bahwa minuman beralkohol sangatlah berbahaya karena dapat merusak mental para generasi muda dan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu masyarakat jangan sampai menyalahgunakan minuman beralkohol.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo agar jangan sekali-kali mencoba menyentuh apalagi mengkonsumsi minuman beralkohol. Karena nantinya akan ketagihan yang pada akhirnya akan berdampak kepada kesehatan tubuh serta merusak mental dan masa depan,” pungkasnya. (wan)