Hakekatnya Semua Dipanggil, Tetapi Sedikit Yang Mendengar

Hakekatnya Semua Dipanggil, Tetapi Sedikit Yang Mendengar

Reporter : Syamsul Akbar
GADING – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko melakukan kegiatan Safari Haji di kediaman Kepala Desa Condong Kecamatan Gading Jasuri, Senin (24/6/2019).

Sekitar pukul 10.30 WIB, Wabup Timbul bersama rombongan tiba di kediaman Jasuri di Dusun Krajan IV RT 02 RW 04 Desa Condong Kecamatan Gading. Tahun ini, Jasuri akan berangkat ke tanah suci Mekah dan Madinah pada tanggal 11 Juli 2019 bersama istrinya Siti Qomariah.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengungkapkan bahwa pada hakekatnya semua manusia mendapatkan panggilan dari Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Tetapi ternyata hanya sedikit saja yang mendengar panggilan tersebut.

“Kenapa mereka yang dipanggil tidak mendengar, karena mereka biasanya terlalu sibuk dengan urusan dunianya sehingga lupa dengan kewajibannya. Misalnya, ketika sudah sengonnya sudah besar dan siap jual, mereka sudah sibuk menghitung-hitung apa saja yang akan dibeli. Sehingga lupa menyisihkan rizkinya untuk mendaftar haji,” katanya.

Menurut Wabup Timbul, selama ini manusia yang dipanggil ada yang mendengar dan pura-pura tidak mendengar karena yang dibayangkan bermacam-macam. Sehingga kegiatan safari haji ini adalah untuk mengingatkan kembali masyarakat akan kewajibannya dalam menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

“Marilah mumpung berkumpul bersama, kita diingatkan kembali akan panggilan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji. Sehingga bisa digerakkan hatinya oleh Allah SWT. Kalau sudah diniatkan haji, ya sudah diniatkan dengan ikhlas. Sebab nanti akan ada rejeki yang tidak disangka-sangka. Biasanya kerja tidak niat, ada saja jalannya untuk berangkat ke tanah suci,” jelasnya.

Oleh karena itu Wabup Timbul meminta agar masyarakat yakin akan kekuasaan Allah SWT. Jika Allah sudah berkehendak, maka pasti akan terjadi. “Setelah berada di tanah suci, saya titip pesan mohon doakan anak dan keluarga serta masyarakat. Jangan terlalu banyak pikiran, pasrahkan semuanya kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Sementara Jasuri menyampaikan ucapan terima kasih atas doa semua masyarakat Desa Condong Kecamatan Gading. Sehingga dia bersama istrinya bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan tidak ada kendala apapun.

“Kami mewakili keluarga mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Condong. Sebenarnya saya berat sekali meninggalkan masyarakat, tetapi ini adalah kewajiban yang harus saya tunaikan sebagai umat Islam. Mohon doanya supaya saya diberikan kelancaran mulai dari berangkat hingga kembali ke kampung halaman,” katanya. (wan)