Kado manis Piala Gubernur Jabar, Dari ISSI Untuk Harjakapro Ke - 273

Kado manis Piala Gubernur Jabar, Dari ISSI Untuk Harjakapro Ke - 273

Reporter : Hendra Trisianto

KRAKSAAN – Muhammad Ifan, Atlet balap sepeda binaan Pengcab Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Probolinggo persembahkan kado manis berupa piala Gubernur Jawa Barat untuk Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke – 273.

Kado itu diraihnya melalui prestasi membanggakan pada kejuaraan balap sepeda Track Open Championship Jabar 2019, Sabtu – Minggu (27-28/4/2019) di velodrome Munaip Saleh Kota Bandung.

Tidak hanya menggebrak pada satu nomor pertandingan, pemuda asal Curahsawo Kecamatan Gending tersebut memborong prestasi pada dua nomor pertandingan sekaligus . Yakni juara 2 pada track 2000 meter dan juara 3 pada track 1000 meter.

Menurut keterangan Herwin Wijaya, mantan atlet nasional Kabupaten Probolinggo, selama masa latihan, Muhammad Ifan memang memiliki kemampuan fisik dan mental yang bagus. Meskipun sepeda nya adalah hasil pinjaman, namun dengan motivasi besar yang dimiliki Ivan sangat memudahkannya untuk mencetak Ivan menjadi seorang atlet berkualitas.

Herwin menjelaskan, tidak hanya latihan biasa, sering kali Ivan juga kerap menjalani latihan khusus dengan bergabung pada Puslatda Jawa Timur di Malang. “Proses tidak akan pernah menghianati hasil, dengan latihan yang teratur, terukur, dan terarah alhamdulillah sekali turun berlaga, prestasinya langsung gemilang,” terang Herwin saat di konfirmasi.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Ketua Pengcab ISSI Kabupaten Probolinggo Zulmi Noor Hasani, ISSI memang tidak setengah – setengah dalam membina para Atletnya. Kedepan pihaknya akan terus fokus dengan misi organisasi, yaitu fokus pada kancah kompetisi bukan hanya sekedar hobi.

“Beberapa raihan prestasi gemilang selama ini merupakan hasil dari proses bertahun – tahun. Prestasi kami bukan hasil sulap, atlet Kabupaten Probolinggo benar – benar kita tempa sedemikian rupa, atlet – atlet juara di daerah lain pun juga demikian,” jelas Zulmi Noor Hasani.

Lebih lanjut Zulmi berharap dukungan lebih dari Pemkab Probolinggo kepada para Atlet balap sepeda. Disebutkan oleh Zulmi bahwa fasilitas dan arena latihan untuk para Atlet balap sepeda dirasa belum memadai, padahal Kabupaten Probolinggo dikenal sebagai gudangnya atlet pada beberapa cabang balap sepeda.

“Balap sepeda merupakan cabang olahraga yang membudaya di kabupaten Probolinggo sejak dulu, buktinya meskipun dengan peralatan dan fasilitas seadanya kita bisa berhasil membawa pulang prestasi,” tandasnya. (dra)