Kurangi Kegiatan di Maktab, Perbanyak Membaca Istighfar

Kurangi Kegiatan di Maktab, Perbanyak Membaca Istighfar

Reporter : Syamsul Akbar
GADING - Selama berada di tanah suci Mekah dan Madinah, kurangi kegiatan di maktab (hotel) dan perbanyak membaca istighfar. Gunakan waktu dengan sebaik-baiknya untuk beribadah kepada Allah SWT. Senyampang berada disana, gunakanlah untuk melakukan sodakoh sebanyak-banyaknya.

Statemen tersebut disampaikan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE ketika melakukan kegiatan Safari Haji di kediaman Kepala Bidang Kajian Strategis pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo Nurahman di Dusun Krajan RT 01 RW 01 Desa Wangkal Kecamatan Gading, Senin (24/6/2019) siang.

“Sodakoh ini tidak hanya materi dan barang, tetapi juga bisa dalam bentuk tenaga. Misalnya dalam satu maktab ada teman yang terganggu kesehatannya, maka kita bisa membantunya untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji. Mungkin dengan menuntunnya untuk melakukan tawaf atau pergi ke masjid untuk sholat wajib dan sunnah,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, kedatangannya dalam kegiatan safari haji ini adalah untuk memberikan support dan menghormat calon tamu Allah karena akan melaksanakan ibadah haji. Sebab yang akan berangkat menunaikan ibadah haji itu adalah orang yang mulia.

“Di tengah kesibukan sebagai Bupati Probolinggo, saya bersama rombongan istiqomah selama 3 minggu keliling ke rumah Calon Jamaah Haji (CJH), khususnya staf ASN (Aparatur Sipil Negara), tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, harus mengucapkan rasa syukur yang diimbangi dengan tindakan,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri menegaskan bahwa CJH itu adalah orang pilihan yang mendapatkan panggilan dari Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji ke Baitullah. Karena dari 1,2 juta penduduk Kabupaten Probolinggo, hanya sekitar 900 yang diundang oleh Allah SWT.

“Bapak Nurahman harus bangga karena diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk berangkat haji. Oleh karena itu, mulai saat ini persiapkan lahir dan batin sehingga harapannya bisa melaksanakan ibadah wajib dan sunnah haji dengan maksimal,” terangnya.

Bupati Tantri menegaskan, pengalaman umroh jangan disamakan dengan haji. Karena memang terdapat perbedaan suasana kebatinan ketika melaksanakan ibadah haji dibandingkan dengan umroh.

“Kunci selama berada di tanah suci adalah sehat. Cuaca di bulan Juli sampai Agustus biasanya disana panas sekali. Oleh karena itu, perbanyaklah minum air zam-zam. Jangan minum air mineral yang disediakan pihak hotel. Buanglah air mineral itu dan botolnya dibawa untuk diisi air zam-zam sehingga setiap hari bisa minum zam-zam,” tegasnya.

Istri anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si ini menegaskan bahwa sesuai dengan informasi dari Kementerian Agama (Kemenag) RI bahwasanya fasilitas jamaah haji Kabupaten Probolinggo 3 tahun terakhjr cukup bagus. Jarak antara maktab dan masjid sudah tidak terlalu jauh. 

“Bagaimana sholat lima waktu di masjid dengan mempertimbangkan tenaga. Misalnya sholat Dhuhur langsung menunggu sholat Ashar. Setelah itu balik ke maktab dan ke masjid lagi sholat Maghrib dan Isya. Jika merasa lapar, belilah makanan yang tersedia di sekitar masjid,” tambahnya.

Bupati Tantri menambahkan bahwa kehadirannya ingin mendapatkan barokah dan hidayah, terutama bagi yang hadir dan belum menyisihkan sebagian rizkinya untuk haji. Haji itu adalah panggilan dari Allah SWT. 

“Setiap manusia yang beriman tentunya mempunyai hak untuk menuju Mekah dan Madinah. Kalau ada kemauan maka harus ada usaha. Ingin haji tetapi tidak pernah menabung, kapan akan berangkat. Semoga bisa membuka hati kita untuk menyisihkan rizki untuk ibadah haji. Hidup jangan dibalik, untuk urusan dunia dinomorsatukan dan ibadah pelitnya minta ampun,” pungkasnya.

Sementara Nurahman didampingi istrinya Susi Dwi Rahayu menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini telah banyak salah dan khilaf baik disengaja maupun tidak disengaja. “Terima kasih atas kehadirannya, mohon doanya supaya tidak ada kekurangan suatu apapun mulai berangkat sampai kembali ke tanah air. Sehingga kembali dengan menyandang predikat haji yang mabrur dan mabrurah,” katanya.

Turut mendampingi Bupati Tantri dalam kesempatan tersebut Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama segenap jajarannya, Kabag Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Didik Abdul Rohim, sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta Forkopimka Gading. (wan)