Kwarcab Pramuka Segera Gelar Kemah Seribu Tenda

Kwarcab Pramuka Segera Gelar Kemah Seribu Tenda

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Dalam waktu dekat, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo akan menggelar Kemah 1000 Tenda Tingkat Penggalang SD/MI dan SMp/MTs se-Kabupaten Probolinggo. Rencananya kemah yang mengambil tema “Menumbuhkembangkan Rasa Cinta Pramuka” ini akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Hutan Jati Raya P.25A Banyuanyar Probolinggo pada 26 hingga 29 Juli 2019 mendatang.

Kemah 1000 tenda ini akan diikuti peserta yang terdiri dari pramuka tingkat penggalang yang berpangkalan di SD/MI dan SMP/MTs sederajat yang berada di Kabupaten Probolinggo, setiap gudep pangkalan/sekolah minimal mengirim 2 regu (1 regu putra dan 1 regu putri) serta setiap regu terdiri dari 7 anak pramuka penggalang.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengungkapkan kemah seribu tenda pramuka ini merupakan keinginan dari para perintis pramuka yang ada di Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu pihaknya terus berupaya agar keinginan tersebut bisa terwujud dan terlaksana.

“Kegiatan ini bukan untuk keren-kerenan, tetapi untuk menanamkan nilai-nilai kepada anak didik agar memiliki jiwa yang tangguh. Kalau sudah terbiasa demikian, maka anggota pramuka kalau ditaruh dimanapun bisa. Harapannya gerakan pramuka bisa menggelar kegiatan ini untuk generasi muda kita dimasa depan,” ungkapnya.

Menurut Wakil Bupati Probolinggo ini, kemah seribu tenda ini akan menjadi kenang-kenangan yang baik bagi generasi muda selanjutnya di Kabupaten Probolinggo. Karena tantangan di luar sangat luar biasa, termasuk prinsip dan toleran terhadap sesama.

“Gerakan pramuka itu dilakukan karena ingin memanusiakan manusia. Ini harus menjadi prinsip kita sebagai anggota pramuka. Kehidupan itu dinamis dan berkembang yang efeknya juga akan berkembang,” jelasnya.

Kak Timbul menambahkan gerakan pramuka saat ini harus ada pemikiran modern sesuai dengan perkembangan tetapi tidak keluar dari prinsip-prinsip pramuka untuk membentuk manusia yang tangguh. “Mohon maaf jika selama menjalankan roda organisasi ini ada dinamika tetapi itu dilakukan untuk menunjukkan kecintaan kepada pramuka di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Didik S Wahjudi menyampaikan kegiatan ini bertujuan menanamkan rasa patriotisme dan cinta tanah air, menanamkan rasa disiplin dan percaya diri, menjadi wadah dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas tinggi, membentuk rasa persaudaraan dikalangan sekolah/madrasah tingkat SD/MI, SMP/MTs se Kabupaten Probolinggo, melatih jiwa persaudaraan, kompetitif yang sehat serta memberikan penghargaan kepada anggota Pramuka Tingkat Penggalang.

“Kegiatan yang dilakukan diantaranya scout cheef (memasak ala pramuka), ODSAG (ketangkasan), tobing, bakti sosial (bunga cinta), prasasti pramuka, pawai budaya, pentas seni, wirausaha serta pemanfaatan barang bekas/daur ulang (hasta karya). Nantinya akan diberikan penghargaan khusus untuk administrasi, regu giat dan kerapihan tenda,” katanya.

Menurut Didik, kegiatan ini dilatarbelakangi karena pramuka yang merupakan salah satu dari bagian besar agen pembaharuan (agent of change) yang menjadi harapan bangsa, negara serta agama, dituntut mampu berprestasi dan memberi warna dalam masyarakat. 

“Setidak-tidaknya Pramuka mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam tubuh pramuka itu sendiri serta masyarakat sekelilingnya. Disisi lain Pramuka juga diharapkan mampu mengaktualisasikan diri dan mempersiapkan masa depannya (future life),” pungkasnya. (wan)