Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren HATI Berencana Terima Santriwati

Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren HATI Berencana Terima Santriwati

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN - Setelah empat tahun perjalanan waktu sejak berdirinya, Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren HATI berencana akan menerima santriwati/siswa putri. Untuk memenuhi rencana tersebut beberapa infrastruktur harus dipenuhi terlebih dahulu, salah satunya adalah fasilitas asrama putri yang sesuai dengan standar boarding school. 

Niat tersebut dilontarkan oleh Drs KH Hasan Aminuddin M.Si, selaku Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan HATI Bilingual Boarding School (BBS) Kraksaan saat memberikan sambutan dalam prosesi wisuda siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) HATI BBS Kraksaan angkatan ke-II di aula Bin Hasan SMP HATI BBS di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan Kamis (23/5/2019) sore. 

Hasan Aminuddin mengemukakan, niatan tersebut adalah untuk menyikapi banyaknya pertanyaan yang masuk baik dari wali santri, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Probolinggo terkait penerimaan santri putri. "Mohon doa barokahnya, di belakang masih ada sisa lahan seluas 1 hektar dan Insha Allah cukup ke depannya jika digunakan untuk khusus areal asrama santriwati," jelas Hasan Aminuddin. 

Tanpa ragu-ragu dalam sambutannya itu, suami dari Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE ini berencana untuk melakukan pengembangan dimaksud pada satu tahun mendatang. Pasalnya saat ini sedang fokus untuk penambahan infrastruktur siswa dan perluasan masjid yang sudah mulai tidak mencukupi menampung kegiatan siswa dan sholat berjamaah bersama warga sekitar. 

"Saat ini kami masih fokus penambahan infrastruktur kelas untuk SMA serta perluasan masjid dalam rangka mempersiapkan kehadiran 80 anak didik tahun angkatan baru pada SMA/SMP sekaligus untuk menampung jama'ah sholat warga sekitar. Setelah semua selesai baru kami akan fokus melakukan pengembangan infrastruktur untuk asrama putri. Do'akan tahun depan kami mampu mencanangkan hal ini," terangnya. 

Mengakhiri sambutannya, Hasan Aminuddin meminta kepada segenap wali murid yang telah menitipkan anak-anaknya agar tidak lupa mendo'akan segenap jajaran guru dan pengurus yayasan. Karena dengan do'a tersebut akan memberikan kemudahan dalam mendidik santri dengan sebaiknya-baiknya.

"Setiap anak santri di Pondok Pesantren HATI akan kami bekali ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum, sehingga harapan kami mereka akan menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual dan cerdas emosionalnya," tandasnya. 

Selain dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE, prosesi wisuda kali ini juga dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Probolinggo KH Munir Kholili, Ketua PCNU Kota Kraksaan KH Nasrullah Suja'i, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan segenap Kepala OPD (organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, para mitra lembaga pendidikan, dan segenap wali murid SMA dan SMP HATI BBS Kraksaan. 

Terpisah, Kepala SMP HATI BBS Kraksaan Fathurrozi mengemukakan selain prosesi wisuda, pihaknya juga memberikan penganugrahan berupa piagam penghargaan kepada segenap siswa yang berprestasi, baik untuk yang berprestasi di bidang akademis maupun pada bidang Tahfidzul Qur'an. 

"Beberapa capaian bidang akademik kami diantaranya adalah Juara I Lomba OSN, Lomba Pascal Olimpiade Sains Tingkat Kabupaten Probolinggo dan Jawa Timur, Olimpiade MIPA SMA se-Jawa Timur Tahun 2019 yang diadakan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, kita juga menang dan yang tingkat SMP kita juara 1," pungkas Fathurrozi penuh semangat. (dra)