Perempuan PGRI Gelar Seminar Neuro Linguistic Program dan Hypnoterapy

Perempuan PGRI Gelar Seminar Neuro Linguistic Program dan Hypnoterapy

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Perempuan PGRI Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Puspaga Rumah Permata Hati Kabupaten Probolinggo menggelar seminar Neuro Linguistic Program (NLP) dan Hypnoterapy di Aula Jabal Rohmah SMAN 1 Gending, Sabtu (18/5/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh para 24 bidang pemberdayaan perempuan dari 24 kecamatan dan pengurus PGRI Kabupaten Probolinggo. Sebagai narasumber hadir Puspaga Rumah Permata Hati Kabupaten Probolinggo dan Praktisi Ahli dari Meta Power Consultant Surabaya.

Ketua Perempuan PGRI Kabupaten Probolinggo Melas Hariasih mengungkapkan selain untuk menjalin silaturahim, kegiatan ini bertujuan bagaimana memberdayakan kaum perempuan sehingga bisa berdaya. “Semoga langkah awal dari Perempuan PGRI Kabupaten Probolinggo ini bisa menjadikan kaum perempuan bisa semakin tinggi, profesional dan mandiri sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ungkapnya.

Sementara Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan yang telah mampu menggelar seminar Neuro Linguistic Program (NLP) dan Hypnoterapy ini dengan harapan bagaimana organisasi perempuan PGRI Kabupaten Probolinggo ke depan bisa lebih bagus dan hidup.

“Karena kebetulan pesertanya banyak guru, maka terapi NLP ini diharapkan bisa memberikan refresh sehingga bisa kembali riang dan ceria. Segala permasalahan sudah tuntas dan kita akan berhadapan dengan anak-anak, sesama guru dan masyarakat. Tentunya permasalahan bisa diatasi dengan konsultasi psikologi dan permasalahan psikis teman-teman guru dengan konsultan,” katanya.

Dengan kegiatan NLP dan hypnoterapy ini Purnomo berharap nantinya akan berpengaruh terhadap kiprah guru di kelas dalam memberikan pembelajaran, karena sudah tidak ada lagi kekerasan. Kalau guru tidak mempunyai masalah di kelas, otomatis pembelajaran akan baik, prestasi anak-anak ke depan meningkatkan dan peningkatan mutu pendidikan juga bisa meningkat.

“Kami menghimbau kepada guru-guru bagaimana setelah mengikuti kegiatan ini mampu diikuti kegiatan-kegiatan lain secara berjenjangan di masing-masing kecamatan. Ilmu-ilmu yang didapat walaupun bukan terapi bagaimana menghadapi persoalan-persoalan di lapangan,” tegasnya.

Sedangkan Konselor Puspaga Rumah Permati Hati Kabupaten Probolinggo Ranti Sagita menyampaikan alasannya bekerja sama dengan PGRI karena ingin membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi para guru. Sebab guru menangani banyak sekali anak-anak dan siswa, maka secara otomatis mereka memiliki permasalahan. Belum lagi permasalahan anak didknya.

“Oleh karena itu, kami dari Puspaga Rumah Permata Hati Kabupaten Probolinggo ingin berkolaborasi dengan PGRI agar kita bisa membantu melepaskan permasalahan dari guru-guru sehingga mereka bisa refresh kembali untuk mengajar kepada siswanya,” ujarnya.

Menurut Ranti, terapi ini akan membuat permasalahan yang dihadapi kalau makismal akan hilang. Tetapi kalau permasalahannya berat nanti akan ada terapi lanjutan. Waktu terapi tergantung seberapa berat permasalahan yang dihadapi.

“Harapan saya ingin ke depan bisa terus bekerja sama dengan Puspaga. Dimana Puspaga adalah kegiatan untuk tindakan preventif. Kita ingin bekerja sama dengan guru dan sekolah supaya bisa masuk ke jaringan sekolah agar bisa memberikan edukasi disana,” jelasnya.

Ranti menerangkan, sebenarnya dengan kegiatan ini Puspaga ingin mengenalkan terapi dan psikologi kepada masyarakat agar mereka bisa tahu kalau permasalahan yang di miliki tidak boleh dipendam. Mereka bisa ke Puspaga untuk berkonsultasi.

“Puspaga adalah tindakan preventif untuk mencegah adanya keadaan kasus-kasus. Kalau sekarang kita memberikan terapi ini supaya mencegah adanya stresh. Guru-guru diberi terapi supaya stres yang berat bisa fresh kembali. Karena kalau dibiarkan, permasalahan ini bisa berdampak kepada yang lain, termasuk juga kesehatan,” pungkasnya.

Selanjutnya para bidang pemberdayaan perempuan dari 24 PGRI se-Kabupaten Probolinggo dan pengurus PGRI Kabupaten Probolinggo ini mengikuti Terapy NLP dan Hypnoterapy oleh Praktisi Ahli Meta Power Consultant Surabaya. (wan)