Ratusan Nahdliyin Hadiri Haul Almarhum KH Aminuddin

Ratusan Nahdliyin Hadiri Haul Almarhum KH Aminuddin

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN - Nikmat sehat wal afiat dan luang waktu adalah nikmat Allah SWT yang sering kali diabaikan umat muslim pada saat ini. Padahal dengan dua nikmat tersebut umat muslim berkesempatan untuk mendapatkan nikmat ibadah dan nikmat silaturahim.

Hal tersebut disampaikan oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H Hasan Aminuddin, M.Si dalam tausiahnya memperingati haul orang tuanya yakni almarhum KH Aminuddin bin Zain dan almarhumah Hj Mahmudah binti Hasan Hamizi di aula Bin Hasan Pondok Pesantren HATI Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Rabu (22/5/2019) sore.

"Hal ini perlu saya sampaikan karena saat ini begitu banyak manusia yang kufur nikmat atas dua nikmat yang memang tidak terlihat namun bisa kita rasakan tersebut. Dewasa ini manusia cenderung hubbuddunia. Yakni menjadikan dunia sebagai tujuan utamanya dalam hidup tanpa mensyukuri nikmat Allah yang sudah kita terima selama ini," terang Pengasuh Pondok Pesantren HATI ini.

Dalam kesempatan tersebut Hasan Aminuddin menyampaikan rasa syukur karena di setiap bulan Ramadhan dirinya beserta keluarga selalu istiqomah diberi kemampuan untuk melaksanakan amaliah keluarga yaitu haul orang tua dan para pendahulu lainnya.

"Terima kasih kepada semua yang hadir untuk bersama mendo'akan para pendahulu kami, sekaligus juga untuk mendo'akan para pendahulu semua yang hadir saat ini melalui fadilah bacaan tahlil dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga amal ibadah puasa dan ibadah sunnah kita semua diterima oleh Allah SWT," katanya.

Lebih lanjut suami Bupati Probolinggo ini mengajak kepada segenap nahdliyin agar menyempatkan melaksanakan haul orang tuanya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Selain untuk membalas budi melalui doa bersama, haul juga merupakan tradisi dan budaya Nahdlatul Ulama yang diwariskan para pendahulu ulama NU.

"Sampai kapanpun kita tidak akan pernah bisa membalas budi atas perngorbanan dan jerih payah orang tua kita, minimal dengan peringatan haul ini kita bisa memberikan bhakti kita kepada mereka melalui doa bersama. Semoga orang tua kita khusnul khotimah dan di tempatkan di tempat terbaik Allah SWT," tandasnya.

Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat, jajaran pengurus ranting se-PCNU Kota Kraksaan serta ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Kraksaan dan tetangga desa tetangga seperti Desa Gebangan Kecamatan Krejengan dan sekitarnya. (dra)