TRC Satpol PP Gelar Operasi Pekat Ramadhan

TRC Satpol PP Gelar Operasi Pekat Ramadhan

Reporter : Syamsul Akbar
PAITON - Team Reaksi Cepat (TRC) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo melakukan operasi pekat (penyakit masyarakat) Ramadhan 1440 Hijriyah di wilayah Kecamatan Paiton, Kotaanyar, Besuk dan Kraksaan, Kamis (9/5/2019).

Patroli ini dipimpin oleh Kasi Opsdal Satpol PP Kabupaten Probolinggo Mashudi dan Koordinator TRC Nurul Arifin. Kegiatan ini melibatkan 8 (delapan) personil TRC Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

Dasar hukum kegiatan ini adalah Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Satuan Polisi Pamong Praja, Surat Tugas (ST) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Probolinggo serta SOP Tentang Ketentraman dan Ketertiban umum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Probolinggo.

“Sasaran operasi ini adalah warung yang buka pada bulan Ramadhan tanpa mengunakan tirai dan lokasi rest area perbatasan sebelah timur Kabupaten Probolinggo untuk semua warung menggunakan tirai. Sekaligus hotel kelas mawar di wilayah timur Kabupaten Probolinggo,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi.

Dari hasil operasi pekat ini, TRC berhasil mengamankan 2 (dua) pasangan mesum. Yakni, S M (40) asal Desa Langkap Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo dan H F (38) asal Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan serta D H (43) asal Desa Krampilan Kecamatan Besuk dan S I (41) asal Desa Randujalak Kecamatan Besuk.

“Dalam operasi ini, selanjutnya kami memberikan himbauan kepada para pemilik warung untuk menutup warungnya dengan menggunakan tirai. Serta melakukan pengecekan daftar tamu yang cek in di hotel yang terpantau menjadi tempat mesum. Sekaligus melakukan pembinaan terhadap pasangan mesum yang berhasil terjaring operasi pekat Ramadhan,” jelasnya.

Menurut Joko, Operasi Pekat Ramadhan ini dilaksanakan dalam rangka untuk menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Probolinggo Menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1440 Hijriyah/2019 Masehi.

“Harapannya masyarakat bisa memuliakan dan menghormati bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah serta menghindari perbuatan yang melanggar norma-norma agama,” harapnya. (wan)